Matarakyatta, Bulukumba.— Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto, A.W., S.I.K., S.H., M.Si., menghadiri pembukaan Festival Pinisi XVI Tahun 2026 yang berlangsung meriah di kawasan Pantai Merpati, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Terang-Terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Kamis (15/10/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.40 Wita tersebut dihadiri ribuan masyarakat serta sejumlah pejabat dari berbagai daerah, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata Kabupaten Bulukumba.
Turut hadir perwakilan Kementerian Pariwisata, Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf, Bupati Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur Fahmi Fadli, Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif, S.E., Bupati Jeneponto H. Yasir Paris, Wakil Bupati Bulukumba H. A. Edy Manaf, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba Muh. Ali Saleng, S.H., M.Si., unsur Forkopimda Kabupaten Bulukumba, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Festival Pinisi XVI Tahun 2026, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan festival tersebut.
Ia menyampaikan bahwa Festival Pinisi kembali masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN), yang menjadi salah satu program unggulan nasional di bidang pariwisata. Hal ini diharapkan semakin memperkuat daya tarik wisata Bulukumba sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi pembuatan kapal Pinisi kepada masyarakat luas.
Festival Pinisi tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pertunjukan seni budaya, tetapi juga merupakan sarana untuk melestarikan warisan leluhur, memperkuat identitas daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Kapolres Bulukumba AKBP Stephanus Luckyto menyambut baik pelaksanaan Festival Pinisi XVI Tahun 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang dan membawa nama Kabupaten Bulukumba semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.
Menurutnya, Pinisi merupakan warisan budaya kebanggaan masyarakat Bulukumba yang memiliki nilai sejarah dan kearifan lokal. Karena itu, pelestariannya perlu didukung bersama agar tradisi tersebut terus dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Di sisi lain, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Polres Bulukumba bersama unsur gabungan dari Satpol PP dan Dinas Perhubungan melaksanakan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik sekitar lokasi kegiatan.
Kehadiran petugas gabungan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menghadiri festival, sekaligus mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Polres Bulukumba berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya agenda kebudayaan dan pariwisata yang memberikan dampak positif bagi daerah.
Melalui Festival Pinisi XVI Tahun 2026, diharapkan warisan budaya Pinisi semakin dikenal dunia, pariwisata Bulukumba semakin maju, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik.-(*)
Editor Suaedy












