Matarakyatta, Bulukumba,– Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, resmi menjalin kerja sama pembangunan antar daerah melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor pada malam pembukaan Festival Pinisi XVI Tahun 2026 di kawasan Pantai Merpati Bulukumba, Kamis, 15 Oktober 2026.
Turut hadir, Bupati dan Wakil Bupati Sinjai, Bupati Jeneponto, Kementerian Pariwisata, Wakil Bupati Bulukumba bersama seluruh jajaran Pemkab Bulukumba.
Momentum penandatanganan kerja sama ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian pembukaan Festival Pinisi yang tidak hanya menampilkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata Bulukumba, tetapi juga menjadi wadah memperkuat hubungan dan kolaborasi antar pemerintah daerah.
Bupati Penajam Paser Utara H. Mudyat Noor hadir bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara yang berjumlah sembilan orang, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kehadiran rombongan dari Kalimantan Timur tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kerja sama pembangunan yang saling menguntungkan bagi kedua daerah.
Menariknya, kunjungan Bupati Penajam Paser Utara ke Bulukumba juga memiliki ikatan emosional tersendiri. Mudyat Noor diketahui memiliki garis keturunan dari pihak ayah yang berasal dari Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.
Hubungan kekerabatan dengan Sulawesi Selatan tersebut menjadi nilai tambah dalam mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Bulukumba.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Bupati Penajam Paser Utara beserta seluruh rombongan yang telah hadir secara khusus pada pembukaan Festival Pinisi XVI.
“Kami menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Bupati Penajam Paser Utara bersama rombongan di Kabupaten Bulukumba. Kehadiran ini merupakan suatu kehormatan bagi kami, terlebih pada momentum pelaksanaan Festival Pinisi,” ungkap Andi Muchtar Ali Yusuf.
Dari MoU tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS) yaitu kerja sama pertama dilakukan antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Penajam Paser Utara dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bulukumba, tentang fasilitasi perdagangan antardaerah dan pasokan komoditas.
Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat hubungan perdagangan antara kedua daerah, mempermudah distribusi komoditas, serta membuka peluang pemasaran produk unggulan masing-masing wilayah.
Melalui fasilitasi perdagangan yang lebih terarah, kedua pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong kelancaran pasokan komoditas dan memperluas peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal.
Sementara itu, kerja sama kedua dilakukan antara Dinas Pertanian Penajam Paser Utara dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba, tentang pengembangan dan pemasaran produksi hasil pertanian.
Bupati PPU, H. Mudyat Noor, menyampaikan bahwa hubungan antardaerah perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, potensi yang dimiliki setiap daerah dapat dikembangkan lebih optimal apabila didukung kerja sama yang baik, terutama dalam perdagangan dan pemasaran produk unggulan.
Bupati Mudyat Noor mengapresiasi potensi pariwisata dan kebudayaan Bulukumba. Ia menilai Bulukumba memiliki kekayaan alam dan budaya yang dapat menjadi kekuatan dalam mendorong pengembangan ekonomi daerah.
“Kami tadi dari Sinjai kemudian ke Bulukumba. Jadi memang orang Kalimantan itu banyak berdarah Sulawesi. Ayah saya juga berdarah Sinjai, makanya tadi saya kunjungan ke Sinjai,” ungkapnya.
“Jadi perjalanan kami dari Sinjai ke Kajang, kemudian terakhir ke Tanjung Bira sangat luar biasa. Jadi memang di Sulawesi khususnya Bulukumba punya kawasan pariwisata yang indah,” puji Mudyat Noor.
Ia juga mengungkapkan bahwa kunjungan bersama rombongan Pemerintah Kabupaten PPU ke Sulawesi Selatan menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi yang lebih luas.
Melalui kerja sama di bidang perdagangan dan pertanian ini, Pemerintah Kabupaten PPU berupaya memperluas jejaring kemitraan sekaligus membuka peluang bagi produk unggulan daerah untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Untuk diketahui Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur sekarang ini sudah menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN).(*)
Editor Suaedy












