Media Online Mata Rakyatta Sulawesi Selatan

Lapas Bulukumba Perkuat Ketahanan Pangan dan Penghijauan Bersama Forkopimda

Matarakyatta, Bulukumba – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bulukumba terus mengoptimalkan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Panrita Lopi sebagai lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon bersama Bupati Bulukumba dan unsur Forkopimda, Senin (17/8/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan sebelum acara penyerahan Remisi Umum dalam rangka Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Bupati Bulukumba, H. Andi Muchtar Ali Yusuf, bersama unsur Forkopimda dan Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, H. Mansur, S.Sos., M.Si., melakukan penanaman pohon di area lahan kosong SAE Panrita Lopi. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mengembangkan lahan produktif sekaligus mendukung penghijauan lingkungan.

Pengembangan SAE Panrita Lopi tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Sejak 2025, Pemkab Bulukumba melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah memberikan dukungan berupa bibit tanaman, sarana dan prasarana, serta dukungan sumber daya untuk pengembangan lahan Lapas.

Dukungan tersebut mulai menunjukkan hasil. Salah satunya terlihat dari pohon nangka yang ditanam dari bibit bantuan pada 2025 dan kini telah mulai berbuah meskipun baru berusia sekitar satu tahun.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Bupati Bulukumba serta jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas dukungan yang telah diberikan. Hasil yang kita lihat hari ini menunjukkan bahwa sinergi yang dibangun bersama dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” ujar Kalapas Bulukumba, H. Mansur.

Menurutnya, keberadaan SAE Panrita Lopi tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan komoditas pertanian dan perkebunan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan melalui kegiatan yang produktif dan berorientasi pada kemandirian.

Melalui optimalisasi lahan tersebut, Warga Binaan dapat terlibat dalam berbagai kegiatan pengelolaan tanaman dan lingkungan sebagai bagian dari pembinaan keterampilan kerja. Dengan demikian, program ketahanan pangan sekaligus menjadi media pembelajaran untuk membangun sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian.

Lapas Bulukumba berkomitmen untuk terus mengembangkan SAE Panrita Lopi secara bertahap melalui penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Forkopimda, dan pemangku kepentingan lainnya.-(*)

Editor Suaedy