Media Online Mata Rakyatta Sulawesi Selatan

Lapas Bulukumba Gandeng Dinas Kesehatan Tingkatkan Kompetensi Penjamah Makanan Demi Keamanan Pangan Warga Binaan

Matarakyatta, Bulukumba – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba menggelar Pelatihan Penjamah Keamanan Pangan bagi petugas dan warga binaan yang bertugas sebagai penjamah makanan, Rabu (5/8), di Aula Lapas Bulukumba.

Pelatihan diikuti 37 peserta, terdiri atas 18 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang bertugas di dapur Lapas dan 19 pegawai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menerapkan prinsip keamanan pangan, higiene, dan sanitasi agar makanan yang disajikan kepada warga binaan aman, sehat, dan layak konsumsi.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, H. Mansur, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah, S.Ked., M.Kes., bersama tim narasumber dari Dinas Kesehatan. Materi yang diberikan meliputi cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan, higiene perorangan, sanitasi peralatan, pengendalian vektor, pemeliharaan lingkungan kerja, hingga tahapan produksi pangan siap saji sesuai standar keamanan pangan.

Kepala Lapas Bulukumba, H. Mansur, menegaskan bahwa penyelenggaraan makanan merupakan bagian penting dari pelayanan dasar pemasyarakatan yang harus memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

“Pemenuhan hak warga binaan atas makanan yang aman, sehat, dan bergizi merupakan komitmen kami. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh petugas dan warga binaan yang bertugas di dapur mampu menerapkan prinsip higiene dan sanitasi secara konsisten sehingga kualitas pelayanan makanan terus meningkat,” ujar Mansur.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah, S.Ked., M.Kes., mengapresiasi komitmen Lapas Bulukumba dalam meningkatkan standar keamanan pangan.

“Keamanan pangan dimulai dari penjamah makanan yang memahami prosedur higiene dan sanitasi dengan baik. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga mampu mencegah penyakit bawaan pangan dan menjamin kualitas makanan yang disajikan bagi warga binaan,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, Lapas Bulukumba dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba berkomitmen memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan makanan sebagai bagian dari pelayanan pemasyarakatan yang profesional, sehat, dan berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan.-(*)

Editor Suaedy