Media Online Mata Rakyatta Sulawesi Selatan

Lapas Bulukumba Bersama TNI Polri Sidak Insidentil di Blok Hunian Warga Binaan

Matarakyatta, Bulukumba – Dalam upaya memperketat pengamanan dan menciptakan lingkungan yang kondusif, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bulukumba menggelar kegiatan Penggeledahan Bersama (Razia Gabungan) pada Senin malam (25/5). Sidak insidentil yang dimulai pukul 20.00 WITA ini dilaksanakan berdasarkan perintah langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

Dipimpin oleh Plh. Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Anwar, operasi kali ini menyasar dua titik krusial, yaitu Blok D dan Blok J. Demi mengoptimalkan jalannya razia, Lapas Bulukumba menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) setempat, yang melibatkan personel dari Kodim 1411/Bulukumba dan Polres Bulukumba. Jalannya penggeledahan didampingi langsung oleh pejabat struktural serta jajaran petugas pengamanan internal Lapas.

Plh. Kalapas Bulukumba, Anwar, menjelaskan bahwa razia gabungan ini merupakan langkah preventif strategis untuk meminimalisir serta mencegah masuknya barang-barang terlarang yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib).

“Sasaran utama kami adalah mengantisipasi peredaran handphone, narkoba, senjata tajam, serta benda-benda berbahaya lainnya di dalam blok hunian. Kami mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas, serta menghormati hak-hak warga binaan selama proses penggeledahan,” ujar Anwar.

Dari hasil penggeledahan menyeluruh di Blok D dan Blok J, petugas gabungan tidak menemukan adanya handphone maupun narkoba. Kendati demikian, petugas berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah benda yang dinilai dapat membahayakan keselamatan serta berpotensi memicu gangguan kamtib, di antaranya: Gelas kaca, Potongan besi, Tali, Gunting

Seluruh barang temuan tersebut langsung disita oleh petugas untuk kemudian didata dan dimusnahkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Pelaksanaan razia insidentil ini menjadi bukti nyata komitmen jajaran Lapas Kelas IIA Bulukumba dalam mengimplementasikan program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Langkah deteksi dini ini diselaraskan secara langsung dengan Program Akselerasi Menteri serta visi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI.

Berkat sinergi yang solid antarlini, seluruh rangkaian penggeledahan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gejolak.-(*)

Editor Suaedy