Matarakyatta, Bulukumba.– Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAI) Kabupaten Bulukumba sukses menggelar Konferensi Daerah (Konferda) II Masa Bakti 2025-2030. di ruang Pola kantor Bupati Bulukumba, Kamis (29/01/2026).
Pada kegiatan ini menetapkan kembali Ramliati sebagai nahkoda organisasi untuk periode kedua pada Konferda yang mengusung tema “AGPAII Berkibar, Guru Sejahtera, AGPAII Berjaya, Guru Bahagia”.
Diketahui kegiatan ini dihadiri ratusan guru PAI perwakilan dari 10 kecamatan serta jajaran pengurus harian DPD AGPAI Bulukumba, juga hadir perwakilan Kapolres, Dandim 1411, Kepala Kantor Kemenag, DPW AGPAI Sulsel, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua Baznas, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua PGRI, hingga jajaran ketua MKKS dan K3S se-Kabupaten Bulukumba.
Ketua Panitia, A. Rusli Massewali, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan seluruh panitia.
Ketua terpilih Ramliati, dalam sambutannya menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal nasib guru honorer.
”Kami tetap berkomitmen memperjuangkan teman-teman GPAI yang masih berstatus honorer, baik di sekolah negeri maupun yayasan, agar bisa diangkat menjadi guru PPPK. Selain itu, perlindungan hukum bagi GPAI yang tersangkut masalah juga menjadi prioritas kami melalui koordinasi dengan pihak kepolisian,” tegasnya.
Sementara itu Kasi PAIS Kemenag Bulukumba, Abdul Rivai, memberikan tamsil menarik tentang filosofi guru PAI. Ia mengibaratkan guru PAI seperti gula dalam secangkir kopi.
“Jika kopi pahit, gula disalahkan. Jika terlalu manis, gula pun disalahkan. Namun jika takarannya pas, yang dipuji adalah kopinya yang mantap. Itulah pengabdian guru PAI,” ungkapnya.
Namun, Rivai juga memberikan catatan kritis terkait hasil asesmen yang menunjukkan secara nasional 54% guru PAI kemampuan membaca Al-Qur’an masih perlu ditingkatkan.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menekan angka tersebut melalui sinergitas nyata.
Pada kesempatan itu turut memberikan sambutan Bupati Bulukumba HA.Muchtar Ali Yusuf bersama perwakilan DPW AGPAI Sulsel, Razak.M.-(*)
Editor Suaedy












