Matarakyatta, Bulukumba — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba menunjukkan kepedulian terhadap sesama melalui kegiatan donor darah yang digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Bulukumba dan Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) Bulukumba, Senin (5/10).
Kegiatan yang berlangsung di Lapas Kelas IIA Bulukumba ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun sinergi antara Lapas, instansi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Mansur, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba sekaligus Pengurus PMI Bulukumba, dr. H. Muh. Amrullah, serta jajaran PMI dan UTDRS Bulukumba.
Antusiasme juga ditunjukkan berbagai elemen yang berpartisipasi, mulai dari pegawai Lapas Kelas IIA Bulukumba, jajaran Polres Bulukumba, KSP Berkat, Toko Mitra, hingga masyarakat umum.
Sebelum melakukan donor, seluruh calon pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan atau skrining oleh petugas medis PMI dan UTDRS Bulukumba. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), serta riwayat kesehatan untuk memastikan calon pendonor memenuhi persyaratan.
Dari hasil skrining, sebanyak 25 peserta dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darah, sementara 16 peserta lainnya belum dapat melakukan donor berdasarkan hasil pemeriksaan medis.
Kepala Lapas Kelas IIA Bulukumba, Mansur, menyampaikan bahwa donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata jajaran Lapas terhadap masyarakat sekaligus menjadi sarana memperkuat sinergi lintas sektor.
“Donor darah merupakan bentuk sederhana dari kepedulian yang manfaatnya sangat besar bagi sesama. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah, tetapi juga semakin menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan Lapas Bulukumba,” ujar Mansur.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba sekaligus Pengurus PMI Bulukumba, dr. H. Muh. Amrullah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut. Menurutnya, partisipasi berbagai unsur dalam kegiatan donor darah sangat penting untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami mengapresiasi Lapas Bulukumba yang telah memfasilitasi kegiatan donor darah bersama PMI dan UTDRS. Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang sangat bermanfaat karena satu kantong darah yang didonasikan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap dr. H. Muh. Amrullah.
Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam pelaksanaan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan kontribusi jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Bulukumba tidak hanya mendorong partisipasi pegawai dan masyarakat dalam aksi kemanusiaan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian terhadap sesama.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Lapas Kelas IIA Bulukumba berkomitmen untuk terus membangun sinergi dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Setetes darah yang diberikan hari ini, menjadi harapan bagi kehidupan orang lain.-(*)
Editor Suaedy












