Media Online Mata Rakyatta Sulawesi Selatan

Bapperida Bulukumba Perkuat Pendampingan Inovasi Ramah Anak dan Disabilitas

Matarakyatta, Bulukumba.– Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba terus tancap gas dalam memperkuat ekosistem inovasi di Bumi Panrita Lopi.

Melalui gerakan strategis One Agency One Innovation dan One Village One Innovation, Bapperida melakukan koordinasi serta pendampingan intensif kepada seluruh perangkat daerah, kecamatan, hingga tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Bapperida Bulukumba, Andi Irma Darmayanti Untung, S.STP., M.M., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen besar untuk mewujudkan Bulukumba sebagai Kabupaten Terinovatif.

Ia menekankan pentingnya setiap satuan perangkat daerah untuk mentransformasikan program kerja mereka ke dalam bentuk inovasi yang berdampak nyata, khususnya yang mendukung program Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Kami berharap seluruh OPD dapat memasukkan program kegiatannya dalam bentuk inovasi yang ramah anak. Inovasi bukan sekadar aplikasi, melainkan solusi yang memastikan hak-hak anak terpenuhi dalam setiap layanan publik,” ujar Andi Irma Darmayanti.

Sebagai bentuk aksi nyata, telah dilaksanakan sosialisasi di Sekolah Luar Biasa (SLB) yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, pada Kamis (25/04),

Disampaikan pula bahwa sosialisasi ini memperkenalkan inovasi Bulukumba VR Tourism, sebuah terobosan teknologi realitas virtual yang memungkinkan peserta didik di SLB serta tenaga pendidik untuk menikmati keindahan pariwisata Bulukumba secara inklusif.

“Inovasi ini sekaligus menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap pemenuhan hak anak dan disabilitas,” jelas A.Irma.

Sementara itu Bapperida selaku Pejabat Pelaksana Teknis Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Arie Hamzah, S.P., menjelaskan bahwa dalam mencapai target Kabupaten Terinovatif, Bapperida telah membagi tugas khusus kepada seluruh pejabat fungsional di bidang riset dan inovasi.

Para pejabat ini melakukan pendampingan door-to-door ke setiap OPD, kecamatan, hingga desa sesuai wilayah koordinasi masing-masing.

“Saat ini sudah ada 141 inovasi yang bersentuhan langsung dengan isu anak di Kabupaten Bulukumba. Kami ingin memastikan tidak ada kelompok yang tertinggal dalam menerima layanan pemerintah,” sebut Arie Hamzah.

Ini Daftar Ini Inovasi yang bersentuhan dengan anak

Bulukumba VR Tourism: Akses wisata berbasis teknologi untuk semua kalangan.

Terong Pustaka: Penguatan literasi berbasis masyarakat.

Lorong Jelita & Gammara: Pelayanan kepe.imikan identitas kependudukan berupa akta lahir dan KIA bagi anak rentan Adminduk

Naga Runting & Gembur 8’ dan Emak 17: Inovasi sektor kesehatan dan pelayanan publik.dan lingkungan

GEMOIH Cilik: Inovasi hasil kolaborasi Bunda PAUD dengan TP PKK Kabupaten Bulukumba untuk edukasi pertanian sejak dini.-(*)

Editor Suaedy