Matarakyatta, Bulukumba.– Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) secara resmi menyerahkan pengelolaan infrastruktur program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) tahun anggaran 2025. Kegiatan ini menandai keberhasilan pembangunan sarana sanitasi di 19 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Bulukumba.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Kabupaten Bulukumba Dwi Puspita Sari S.STP,
M.Atp dalam laporannya menyampaikan, program ini merupakan bagian dari Proyek Infrastruktur Berbasis Masyarakat Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.
Program ini selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menargetkan akses sanitasi aman dan berkelanjutan melalui strategi multi-aspek.
“Kegiatan Sanimas tahun 2025 di Kabupaten Bulukumba menyasar 19 lokasi desa dengan total alokasi anggaran sebesar Rp7,6 miliar. Setiap desa mendapatkan anggaran Rp400 juta yang digunakan untuk membangun rata-rata 27 hingga 28 unit prasarana sanitasi per lokasi,” jelas perwakilan Bappelitbangda.
Total infrastruktur yang telah selesai dibangun dan siap difungsikan mencapai 517 unit prasarana sanitasi. Ke-19 desa penerima manfaat tersebut mencakup:
Kecamatan Kindang (4 lokasi): Desa Garuntungang, Kindang, Mattirowalie, dan Orogodo.
Kecamatan Rilau Ale: Desa Bontobangung.
Kecamatan Kajang (6 lokasi): Desa Bontobaji, Tanah Toa, Pattiroang, Sangkala, Maleleng, dan Bontorannu.
Kecamatan Herlang (2 lokasi): Desa Borong dan Tugondeng.
Kecamatan Bontotiro (2 lokasi): Desa Batang dan Tamalanrea.
Kecamatan Bontobahari: Desa Darubiah.
Kecamatan Ujung Loe (3 lokasi): Desa Padangloang, Tamatto, dan Balangloe.
Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh Kelompok Masyarakat Penyelenggara (KMP) yang dibentuk melalui musyawarah desa. Seluruh prasarana telah melewati uji fungsi yang melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk Dinas PUTR dan Dinas Kesehatan, untuk memastikan sarana dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Acara penyerahan yang berlangsung di Kahayya Room GEDUNG PINISI lantai empat ini meliputi penandatanganan berita acara, serah terima pengelolaan, serta peresmian penggunaan infrastruktur oleh Bapak Bupati Bulukumba. Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan prasarana ini dapat dipelihara dengan baik guna mewujudkan sanitasi yang layak, aman, dan adil bagi seluruh masyarakat Bulukumba.-(End)
Editor Suaedy












